Mars FSPMI Kami buruh fspmi Berjuang di sini karena hati kami Bukan karena digaji atau ingin dipuji Kami berjuang karena hak asasi Kami buruh fspmi Siang malam tetap mengabdi Tak peduli hujan tak peduli panas Susah senang ya solidarity Reff: Di sini bukan tempat buruh malas Atau mereka yang biasa tidur pulas Di sini tempatnya para pejuang Yang berjuang dengan keikhlasan Lawan lawan lawan lawan lawan Lawan lawan lawan sampai menang Satu komando wujud kekompakan Sabar dan loyal itu kewajiban Sekuat mental baja sukarela berkorban Berjuang dalam satu barisan Solidarity forever Solidarity forever Solidarity forever For the union make us strong.
Tampilkan postingan dengan label Inspirasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Inspirasi. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 19 Juli 2014

Bangsa Budak!


Muriel Pearson, perempuan Amerika begitu cinta negeri ini. Dalam bukunya Revolt in Paradise, ia menuliskan kisah yang dialaminya sendiri dalam Pertempuran di Surabaya, November 1945, Muriel yang dikenal dengan nama samaran Ktoet Tantri mengibaratkan Sang Pembebas Perbudakan, Abraham Lincoln, sedang berjalan-jalan di kota, di mana rakyatnya sedang berjuang merebut kembali dan mempertahankan kebebasan yang baru saja mereka peroleh.

Selasa, 25 Februari 2014

Che Guevara

Kalau aku boleh memilih untuk berjuang, mungkin saat ini aku ingin tinggal bersama kalian. Melewati jalanan yang padat lalu lintas, dengan iring-iringan spanduk yang panjang, kalian ketuk nurani para penguasa. Kaum yang berbaju megah, berkendaraan bagus dan punya mobil mengkilap. Kalian pertaruhkan segalanya, kesempatan untuk hidup senang, Kemapanan pekerjaan, dan sekolah yang kian mahal.

Ruang Demokrasi


Ada enam pintu menuju demokrasi yang sudah berhasil dibuka generasi muda 1980-an hingga 1990-an:

Pertama, kata rakyat dimaknai kembali;

Kedua, budaya bisu dihancurkan;

Ketiga, militansi rakyat (dalam melawan) ditingkatkan dan diperluas;

Minggu, 09 Februari 2014

Che Guevara


" Kami percaya bahwa perjuangan revolusioner adalah suatu perjuangan yang sangat panjang, sangat sulit. Sulit, tetapi jelas tidak berarti mustahil, bahwa suatu kemenangan revolusi disuatu negara hanya akan terjadi dinegara itu saja. "

Senin, 27 Januari 2014

Vladimir Lenin


"Kapitalisme telah menang di seluruh dunia, tetapi kemenangan ini hanyalah merupakan awal dari kemenangan para pekerja terhadap modal." ~ Vladimir Lenin

Jumat, 15 November 2013

Topeng Guy Fawkes, simbol perlawanan global



Perang dunia maya (cyberwar) yang belakangan ini diletupkan Anonymous Indonesia telah memunculkan simbol-simbol yang kurang awam bagi masyarakat luas. Misalnya saja, sebuah topeng putih dengan kumis melengkung dan jenggot satu garis.

Jika ditarik ke belakang, topeng yang sering dipakai untuk protes di jalan-jalan, seperti Occupy Wall Street di AS, itu memiliki sejarah yang panjang. Topeng itu sejatinya menggambarkan Guy Fawkes, anggota paling terkenal dari Plot Bubuk Mesiu (Gunpowder Plot), yang berupaya untuk meledakkan House of Lords (Parlemen Inggris) di London pada 5 November 1605.

Minggu, 10 November 2013

Manusia dan keadilan


Setiap kehidupan manusia dalam melakukan aktivitas nya pasti pernah mengalami perlakuan yang tidak adil. Jarang sekali kita mengalami perlakuan yg adil dari setiap aktivitas yang kita lakukan. Dimana setiap diri manusia pasti terdapat suatu dorongan atau keinginan untuk berbuat jujur namun terkadang untuk melakukan kejujuran itu sangatlah sulit dan banyak kendala nya yang harus di hadapi, seperti keadaan atau situasi, permasalahan teknis hingga bahkan sikap moral.

Jumat, 08 November 2013

KEPADA PEJUANG-PEJUANG LAMA...


Biarlah mereka yang ingin dapat mobil, mendapatnya...
Biarlah mereka yang ingin dapat rumah, mengambilnya....
Dan datanglah kau manusia-manusia
Yang dahulu menolak, karena takut ataupun ragu....

Jumat, 01 November 2013

Sejak Dulu, Hanya Capres Ini yang Giat Perjuangkan Nasib Buruh


Sungguh kasihan buruh. Ini adalah pandangan objektif saya. Saya bukan berasal dari keluarga buruh. Ayah saya adalah seorang pensiunan PNS, masa kerja terakhirnya hanya sebagai salah seorang staf di salah satu kelurahan.
Namun kondisi ekonomi keluarga PNS di masa dulu masih sangat serba sulit. Dan kondisi itulah yang membuat saya beberapa kali juga telah pernah merasakan menjadi seorang “buruh” demi “menambal biaya sekolah dan kuliah saya dulu.

Rabu, 09 Oktober 2013

Karl Marx


"Pekerja menempatkan hidupnya dalam obyek, dan hidupnya kemudian tidak lagi milik dirinya sendiri tetapi untuk objek. Semakin besar aktivitasnya. Apa yang terkandung dalam produk kerjanya tidak lagi sendiri. semakin besar produk ini, oleh karena itu, semakin dia berkurang. keterasingan pekerja produknya tidak hanya berarti bahwa kerjanya menjadi obyek, mengasumsikan eksistensi eksternal, tetapi itu ada secara independen, di luar dirinya, dan asing bagi dia, dan bahwa ia berdiri menentang dirinya sebagai kekuatan otonom. kehidupan yang ia telah diberikan kepada objek menempatkan dirinya terhadap dirinya sebagai kekuatan asing dan bermusuhan. "
~ Karl Marx

Senin, 30 September 2013

Working class heroes (Bahasa Indonesia)


Pekerja dan Serikat Pekerja Memperjuangkan Keadilan Sosial dan Kerja Layak
Indonesia dan Kolombia adalah negara-negara yang ekonominya bertumbuh pesat, tapi pekerjaan serikat buruh di sana jauh dari aman. Namun berkat generasi baru pemimpin serikat buruh, maka terwujudlah hak berorganisasi dan berunding secara kolektif. Di Indonesia jutaan pekerja turun ke jalan. Dan perusahaan tambang batu bara terbesar di Kolombia tutup selama sebulan. Kekuatan serikat pekerja meningkat terus. Tapi untuk berapa lama lagi ? 



Film dokumenter ini menyorot sosok pemimpin serikat buruh di Indonesia dan Kolombia. Said Iqbal (Indonesia) dan Igor Karel Diaz ( Kolombia) sudah lama memperjuangkan hak kerja saudara sebangsa dan mereka berhasil. Emon, pekerja pabrik di Indonesia dan Luis, sopir truk di tambang batu bara Kolombia, juga menceritakan kisah mereka.

Working Class Heroes menunjukkan kenyataan sehari-hari pahlawan serikat pekerja di Indonesia dan Kolombia serta kegigihan mereka mewujudkan pembagian pertumbuhan ekonomi yang lebih adil.

Film dokumenter WORKING CLASS HEROES adalah karya sineas Huub Ruijgrok dan Arno van Beest. Diproduksi oleh World Report yang bekerjasama dengan FNV Mondiaal, Mei 2013.
©FNV Mondiaal 2013

www.fnvmondiaal.nl

Facebook: workingclassheroesdocumentary
Youtube : http://www.youtube.com/watch?feature=player_detailpage&v=AMn7ZATlawg

Selasa, 24 September 2013

Selamat Hari Tani Nasional....


Hormat kami kepada para Petani... yang memberikan darah, nyawa, tenaga, keringat dan air matanya untuk kehidupan.... di negeri subur nan kaya raya... namun para Petani dan Rakyat Pekerja lainnya... masih dijajah... tanah garapan mereka disandera, panen mereka dibanjiri oleh panenan impor, Rezim dan Sistem dinegeri ini digadaikan hanya untuk kesejahteraan kaum pemilik modal...

Mari menata barisan... perkuat hati, pikiran, raga dan jiwa kita... untuk kemandirian, kedaulatan dan budaya yang luhur... mewujudkan masyarakat yang adil, makmur, setara, tanpa penindasan dan penghisapan...

Hidup Kaum Tani yang terus gigih berlawan !!!
Selamat Hari Tani Nasional. mari kita Bergabung...kawan..membangun Persatuan..

Senin, 16 September 2013

Minggu, 15 September 2013

Inilah 20 Lagu Protes Paling Populer


Berikut ini kami hamparkan 20 lagu protes paling terkenal versi New Statesman, sebuah majalah politik dan kebudayaan di London, Inggris. Majalah ini sudah berdiri sejak tahun 1913 dan, konon kabarnya, didirikan oleh anggota Fabian Society.

20 lagu yang terpilih itu berasal dari berbagai genre musik: lagu-lagu rakyat, Punk, Rock, Ska, Jazz, dan lain-lain. Kedua lagu itu membawa pesan-pesan dan ide-ide yang membuat orang bangkit.

Namun, penjelasan mengenai lagu ini telah kami perkaya dari berbagai sumber lain. Berikut 20 lagu protes paling terkenal tersebut:

Rabu, 21 Agustus 2013

Ekonomi Politik: Pengertian Upah Layak


Belajar lah ekonomi-politik:
Pertanyaan selanjutnya bagi kita adalah: apa pengertian pokok dari “upah sehari yang layak bagi kerja sehari yang layak” ? Orang bisa saja mengatakan, yang dimaksud dengan upah sehari kerja, dalam kondisi normal adalah jumlah yang diperlukan oleh pekerja untuk mencukupi semua kebutuhan hidupnya. Sedangkan kerja sehari yang layak adalah lamanya hari kerja dan intensitas/keseksamaan kerja yang dicurahkan sehari penuh tanpa menyebabkan ketidakmampuan untuk bekerja pada hari berikutnya dan seterusnya. 

Selasa, 23 Juli 2013

Errico Malatesta

RIP Errico Malatesta: December 14, 1853 - July 22, 1932.

"Furthermore, to encourage popular organizations of all kinds is the logical consequence of our basic ideas, and should therefore be an integral part of our programme. An authoritarian party, which aims at capturing power to impose its ideas, has an interest in the people remaining an amorphous mass, unable to act for themselves and therefore always easily dominated. And it follows, logically, that it cannot desire more than that much organization, and of the kind it needs to attain power: Electoral organizations if it hopes to achieve it by legal means; Military organization if it relies on violent action. But we anarchists do not want to emancipate the people; we want the people to emancipate themselves. We do not believe in the good that comes from above and imposed by force; we want the new way of life to emerge from the body of the people and correspond to the state of their development and advance as they advance. It matters to us therefore that all interests and opinions should find their expression in a conscious organization and should influence communal life in proportion to their importance.

We have undertaken the task of struggling against existing social organization, and of overcoming the obstacles to the advent of a new society in which freedom and well being would be assured to everybody. To achieve this objective we organize ourselves and seek to become as numerous and as strong as possible. But if it were only our anarchist groupings that were organized; if the workers were to remain isolated like so many units unconcerned about each other and only linked by the common chain; if we ourselves besides being organized as anarchists in a federation, were not as workers organized with other workers, we could achieve nothing at all, or at most, we might be able to impose ourselves... and then it would not be the triumph of anarchism, but our triumph. We could then go on calling ourselves anarchists, but in reality we should simply be rulers, and as impotent as all rulers are where the general good is concerned."
- Anarchism and Organization by Errico Malatesta (1897)

http://www.spunk.org/texts/writers/malatest/sp001864.html

Biography: http://dwardmac.pitzer.edu/Anarchist_Archives/malatesta/nettlau/nettlauonmalatesta.html 
Adalah tujuan kita bahwa semua orang akan sadar dan berhasil secara sosial. Tapi untuk mencapai akhir ini, sangat dibutuhkan untuk melengkapi seluruhnya dengan sebuah makna hidup dan pembangunan, dan oleh karena itu untuk menghancurkan (tatanan sosial lama) sangat dibutuhkan kekerasan, semenjak satu orang tidak mungkin melakukan hal yang sebaliknya, maka kekerasan akan menyangkal ketidakmampuan tersebut.
*Errico Malatesta*
RIP Errico Malatesta: December 14, 1853 - July 22, 1932.

Sabtu, 20 Juli 2013

Kaca Benggala: Sumpah Palapa


Ibarat pepatah, sebagai sebuah bangsa kita sedang berlayar dengan perahu besar, melawan gelombang liar. Dikurung langit yang tlah menggumpal hitam, sebentar lagi badai pasti datang. Terombang-ambing, dihempas, gulungan ombak yang ganas. Rombongan manusia besar, di geladak duduk berjajar, bingung, ada yang terpekur murung, yang lain memekik meraung-raung. Bahan makanan menipis, harta benda yang kita punya tiada lama lagi akan habis. Perompak, kapal kita penuh perompak. Berpesta pora, merampas segalanya, meludahi harga diri kita.

Neoliberalisme dan Perjuangan Buruh


Perbincangan mengenai nasib buruh tidak akan pernah mendapati ujung, ketika kompetisi modal diberi ajang yang lebar; ketika sistem memberikan penghormatan terhadap kepemilikan pribadi. Dan eksploitasi membabibuta terhadap buruh bisa diawali dari fakta ini, dimana buruh sudah dipandang sebagai komoditas yang bebas diperlakukan untuk melipatgandakan keuntungan dari modal yang telah ditanam.

Rabu, 17 Juli 2013

KLAS BURUH SEBAGAI PEJUANG PELOPOR UNTUK DEMOKRASI


Telah kita lihat bahwa penyelenggaraan agitasi politik yang seluas-luasnya, dan oleh karenanya pengorganisasian pemblejetan-pemblejetan politik yang meliputi banyak hal, merupakan tugas aktivitas yang mutlak perlu dan paling mendesak, yaitu jika aktivitas itu harus betul-betul sosial-demokratis. Akan tetapi kita sampai pada kesimpulan ini semata-mata berdasarkan kebutuhan-kebutuhan mendesak klas buruh akan pengetahuan politik dan pendidikan politik. 

Senin, 01 Juli 2013

Rizal Ramli: Lingkaran Kemiskinan Buruh dengan Pendidikan Harus Diputus

Ketua Umum Aliansi Rakyat untuk Perubahan (ARUP) Rizal Ramli menyatakan, komersialisasi pendidikan wajar terjadi di sekolah-sekolah swasta. Tatapi sekolah-sekolah negeri ternyata juga mengenakan biaya tambahan amat tinggi, hingga sulit dijangkau 44 juta keluarga buruh dan sebagian besar rakyat Indonesia. Padahal, konstitusi mengamanatkan setiap warga negara berhak atas pendidikan dan negara berkewajiban mencerdaskan kehidupan bangsa.
“Saya dapat keluhan dari kawan-kawan di Yogyakarta yang tidak bisa memasukkan anaknya ke Gajah Mada. Mereka harus menyediakan biaya sedikitnya Rp10-20 juta supaya anaknya biasa kuliah di universitas negeri. Bahkan untuk masuk SMP SMA, rakyat harus punya uang Rp2 juta sampai Rp5 juta. Ini jelas sangat berat. Sistem neolib telah membunuh harapan dan masa depan anak-anak buruh dan rakyat kita,” ujar Rizal Ramli di hadapan sekitar 1.000 buruh anggota Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSMPI) di Halim, Jaktim, Senin (1/7).