Mars FSPMI Kami buruh fspmi Berjuang di sini karena hati kami Bukan karena digaji atau ingin dipuji Kami berjuang karena hak asasi Kami buruh fspmi Siang malam tetap mengabdi Tak peduli hujan tak peduli panas Susah senang ya solidarity Reff: Di sini bukan tempat buruh malas Atau mereka yang biasa tidur pulas Di sini tempatnya para pejuang Yang berjuang dengan keikhlasan Lawan lawan lawan lawan lawan Lawan lawan lawan sampai menang Satu komando wujud kekompakan Sabar dan loyal itu kewajiban Sekuat mental baja sukarela berkorban Berjuang dalam satu barisan Solidarity forever Solidarity forever Solidarity forever For the union make us strong.

Rabu, 29 Mei 2013

KEKUASAAN , JABATAN DAN KEDHOLIMAN


Piss dulu sebelumnya, BACA dan SIMAK bagi kalian yang merasa bangga dan gila jabatan,, bagi yang tidak merasa cukup senyum manis aja...KEKUASAAN, JABATAN DAN KEDHOLIMAN.

Kekuasaan dan jabatan adalah sesuatu yang didamba-dambakan setiap orang, karena dengan jabatan dan kekuasaan itulah orang akan mendapatkan suatu kebanggaan dan keuntungan.

Sabtu, 25 Mei 2013

KONTEMPLASI MENGAPA TERJADI “MOGOK KERJA BURUH”


Kontemplasi atau sebuah perenungan tentang hakikat sebuah peristiwa, ini sangatlah diperlukan agar kita, tidak tersungkur dalam lumpur kehancuran, agar kita tidak terkapar dalam hamparan penyesalan.

Beribu-ribu kata penyesalan, takkan mampu mengembalikan sesuatu yg telah pecah berkeping. Beribu-ribu kata permohonan takkan mampu mengembalikan sesuatu yang telah berlalu di hempas sang waktu.

Rabu, 22 Mei 2013

PHK & Penyelesaian Perselisihan Perburuhan di Indonesia



Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) tidak terlepas dari hak-hak, syarat-syarat, unsur-unsur yang termasuk PHK dan prosedur PHK itu sendiri, yang harus dipenuhi oleh Pengusaha ketika terjadi pengakhiran hubungan kerja. Hal tersebut jelas diatur dalam Undang-Undang. Bagi pembuat Undang-Undang sendiri dimaksudkan untuk melindungi buruh, meskipun dalam praktek masih banyak terjadi penyimpangan dan penafsiran terhadap Undang-Undang tersebut serta masih jauh dari perlindungan terhadap buruh.
read more...

Selasa, 21 Mei 2013

15 Tahun Reformasi

Tepat pada hari ini, tanggal 21 Mei, Indonesia telah menjalani 15 tahun kehidupan pemerintahan yang baru setelah reformasi. Gerbang kehidupan baru sistem ketatanegaraan, pemerintahan dan kehidupan bangsa Indonesia telah dimulai sejak tanggal 21 Mei 1998. Hal tersebut terjadi dengan berakhirnya sistem pemerintahan orde baru yang ditandai dengan mundurnya Presiden Soeharto 15 tahun lalu. Menengok sejarah masa lampau, reformasi Indonesia merupakan salah satu upaya yang dilakukan bangsa Indonesia menuju kehidupan yang dicita-citakan rakyat. Berbagai pergolakan yang terjadi menjadi salah satu bukti kerja keras bangsa Indonesia untuk merevitalisasi semua sistem menuju kehidupan rakyat yang lebih baik dan demokratis. 
read more...

Senin, 20 Mei 2013

ADU DOMBA KAPITALIS

Indonesia tanah airku
tanah tumpah darahku
di sanalah aku berdiri …

MOGOK KERJA BAGIAN DARI LEMBARAN SEJARAH PERBURUHAN

Setiap orang, setiap suku, bangsa dan negara, keberadaanya meninggalkan jejak sejarah yang tertulis dengan tinta waktu di atas lembaran- lembaran jaman, semuanya itu memiliki corak dan warna peradaban tersendiri. Sejarah ini bergulir seiring putaran waktu berjalan tanpa henti, dan kita manusia tak dapat memutar kembali putaran waktu itu, begitupun sejarah mengalir bagai air dari hulu kehilir mengalir mengisi samudra catatan sejarah umat manusia. 

Minggu, 19 Mei 2013

KEKUASAAN , JABATAN DAN KEDHOLIMAN


Kekuasaan dan jabatan adalah sesuatu yang didamba-dambakan setiap orang, karena dengan jabatan dan kekuasaan itulah orang akan mendapatkan suatu kebanggaan dan keuntungan.

Tapi ingat kekuasaan dan jabatan itu bisa menjadi sumber kedholiman yang merugikan pihak lain.

Bila Anda pengusaha lalu Anda menarik keuntungan karena membayar karyawan Anda dengan upah yang murah, Anda telah melakukan kedholiman. Tidak perlu menjadi Marxian untuk menyadari proses penindasan seperti ini. Contoh, lemburan yang harus Anda bayar perjam terhadap buruh Anda adalah 100% lalu Anda kurangi 0,25% maka Anda telah makan hasil keringat karyawan / buruh Anda, Anda menikmati hidup Anda dengan memotong hak karyawan Anda, ini adalah kedholiman.

Bagi Anda-anda yg memiliki kekuasaan dan jabatan, Anda pun bisa melakukan kedholiman politikal secara kolektip dan terorganisir, misal Anda merampas hak-hak paling dasar dari para karyawan. Lewat serikat, Anda membatasi keinginan para buruh untuk mengaktualisasikan dirinya, membungkam mulut mereka, menutup peluang bagi mereka untuk meningkatkan kualitas hidup mereka. Anda juga dholim ketika Anda memanpaatkan wewenang yg Anda miliki untuk memperoleh keuntungan yg tidak wajar. Memang biasanya orang-orang yg memiliki jabatan sering menjadikan jabatan sebagai komoditas politik pencapaian keuntungan pribadi, tanpa peduli orang lain. 



Apa yg terjadi jika kedholiman dipertahankan? bila ada segelintir buruh / karyawan memperoleh keuntungan dan kemudahan, dan banyak buruh mendapatkan kesulitan dan penekanan, dalam kondisi seperti ini, kesenjangan sosial terjadi, rasa prustasi meluas dan buruh merasa tidak berdaya, ini melahirkan keresahan sosial. Dalam proses waktu, kondisi semacam ini akan berakumulusi, menggunung dan meledak menghancurkan tatanan proses industrialisasi yg ada.

Kedholiman dalam bentuk apapun merusak sendi-sendi integrasi sosial. Kedholiman dalam dunia perburuhan mendehumanisasikan para buruh dalam kubangan ketidak berdayaan, dengan menghasilkan karakter buruh yg berpikir kerdil, pasrah akan nasibnya.


Kedholiman kolektip bersipat struktural serta terorganisir inilah, salah satu penyebab penghambat kemajuan suatu bangsa.

Lahirnya para penjilat, para koruptor adalah merupakan ekses dari kedholiman kolektip terstruktur.

Hal ini bukan hanya terjadi dalam dunia perburuhan, tetapi secara lebih global terjadi di Negara yg konon katanya, ingin mensejahterakan rakyatnya. Salam kaum buruh.**

Jumat, 17 Mei 2013

“MOGOK ATAU TIDAK, PERUSAHAAN BISA SEENAKNYA PHK”

Kami bergabung dalam komite solidaritas pemogokan buruh untuk mendukung aksi-aksi buruh PT. Bomar seperti protes, blokade atau sekedar berbagi semangat di dinginnya malam atau teriknya siang hari. Dalam sela-sela aksi protes, di bawah tenda posko pemogokan kami selalu menyempatkan untuk berdiskusi, bertukar pikiran, atau melakukan wawancara dengan para partisipan pemogokan.
Berikut adalah salah satu adalah wawancara singkat yang kami lakukan dengan para buruh. Kali ini kami mewawancarai Rahmatia, satu dari seorang buruh perempuan yang terlibat dalam pemogokan ini. Rahmatia telah bekerja selama 7 tahun di PT. Bomar dan sampai saat ini statusnya masih tetap buruh harian lepas. Kami menemui perempuan berkerudung ini di tenda posko pemogokan. Ia bertutur mengenai alasannya bergabung dalam pemogokan dan sedikit pandangan mengenai gerakannya.

Apa yang membuat anda ikut dalam pemogokan ini ?

Karena yang di-PHK ini adalah pengurus kami di organisasi, merekalah yang telah membantu dan membela hak-hak buruh.

Banyak buruh yang tidak ikut mogok dan tetap bekerja. Apa tanggapan anda dan mengapa mereka tidak ikut mogok? Bagaimana hubungan mereka dengan kawan-kawan yang melakukan aksi?

Mungkin mereka tidak ikut mogok karena takut di-PHK dan punya tanggungan yang harus dibiayai. Perusahaan juga mengancam kalau mereka ikut mogok, atau kalau mereka tidak datang kerja akan dituduh ikut sama teman di luar. Perusahaan juga melarang mereka memberi bantuan. Tapi hubungannya tetap baik, masih biasa komunikasi.

Apa anda tidak takut akan di-PHK bila ikut mogok?

Tidak berpikir lagi di PHK atau tidak, karena mogok atau tidak, perusahaan bisa PHK kita kapan saja semaunya dia.

Bagaimana kondisi saat ini selama pemogokan?

Yah, capek. Keuangan semakin menipis, tidak ada pemasukan untuk bayar kos, atau transport sehari-hari dan bantu-bantu orang tua.

Apa yang sudah dilakukan Buruh selain pemogokan?

Kita sudah melakukan aksi di depan pabrik, sudah berapa kali. Ini supaya perusahaan mau berunding, karena kalau kita diam-diam tidak akan direspon. Tapi sampai sekarang perusahaan tidak mau menemui. Kita juga menghalangi buruh lain masuk hanya supaya pihak perusahaan mau bertemu.

Mengapa buruh memilih melakukan perlawanan?

Ya, supaya perusahaan menjalankan hak-hak buruh. Karena upah tidak cukup, apalagi seperti kita yang harian lepas yang dibayar per jam, kadang cuma berapa jam kerja saja jadi cuma dapat 100 ribu perminggu. Juga tidak ada jamsostek , cuti haid dan aturan-aturan lain.

Selain aksi di pabrik, aksi lain yang sudah dijalankan? Dan apa sudah ada hasilnya ?

Kita sudah aksi di DPR juga ke Disnaker, mereka sudah mendukung supaya perusahaan memenuhi hak normatif buruh, tapi perusahaan tetap tidak mau tanggapi.

Apa masih tetap percaya dengan instansi tersebut bisa selesaikan persoalan buruh?

Ya, percaya tidak percaya. Sudah berapa kali kesana tapi sudah 2 bulan ini tidak ada hasilnya.

Bagaimana jika harus menempuh jalur hukum (PHI) ?

Kita tidak mau, karena pasti akan lama. Bisa sampai 8 bulan selesainya, itu susah kita jalankan. Ini dua bulan saja kita sudah capek. Kalau ada, lebih baik jalan lain saja yang lebih cepat.

Menurut anda, siapa sebenarnya musuh buruh?

Yah, perusahaan. Karena perusahaan tidak adil dengan kita. Padahal setiap tahun tambah maju. Dulu waktu masih awal pabriknya masih jelek tidak seperti sekarang, sudah jadi elit.

Kira-kira kenapa perusahaan bisa jadi lebih elit?
Karena buruh yang kerja. Sekarang perusahaan jadi tambah besar, mobilnya makin banyak, mesinnya tambah bagus. Dulu upah tidak naik-naik, nanti setelah kita semua demo baru dia naikkan.

Menurut anda, kerja yang layak itu seperti apa?

Yah, hak normatif dijalankan, misalnya yang harian lepas jam kerja cukup, upah juga. Ada cuti haid, tidak ditekan kerja. Kalau perusahaan dapat untung, buruh bisa dapat ‘uang kaget’. Kalau sakit tidak berbelit urus tanda tangan sana-sini. Kalau lembur, makanannya lebih enak, biasa kita cuma dikasih kepala ikan, bisa dikasih nasi lalapan. Ada juga mobil antar jemput. Yah seperti itu saja.

Bagaimana caranya supaya itu bisa terwujud?

Seperti ini mungkin, kita aksi. Supaya perusahaan mau penuhi. — di RUANG PEMIKIRAN TUK PEMBERONTAKAN....
Penulis: Indra Dado

Kamis, 16 Mei 2013

Première "Working Class Heroes"


FNV Mondiaal presenteert de documentaire ‘Working Class Heroes’, die een indringend beeld geeft over de werkelijkheid van vakbondshelden in Indonesië en Colombia.

Je moet lef hebben om je leven en dat van je familie op het spel te zetten voor je idealen. En als er miljoenen mensen aan je lippen hangen, dan rust er een enorme verantwoordelijkheid op je schouders.

Kom naar de première 'Working Class Heroes'

Amsterdam, 08-05-2013

Kom naar de première van de documentaire 'Working Class Heroes' op 16 mei a.s. in De Balie in Amsterdam. Met nagesprek en borrel. Toegang gratis, na aanmelding.

working class heroes


Indonesië en Colombia zijn landen die sterk economisch groeien, maar waar vakbondswerk verre van veilig is. Dankzij de opkomst van een nieuwe generatie vakbondsleiders krijgt het recht op organisatie en collectief onderhandelen vorm. In Indonesië gaan miljoenen mensen de straat op. En in Colombia gaat de grootste kolenmijn een maand plat. De kracht van de vakbonden groeit. Maar voor hoe lang nog? 

FNV-prijs voor Indonesische vakbondsheld Said Iqbal

De Febe Elizabeth Velasquez Trade Union Award is op 15 mei tijdens het congres van FNV In Beweging door de kersverse voorzitter Ton Heerts uitgereikt aan de charismatische Indonesische vakbondsleider Said Iqbal.
Uitreiking vakbondsrechtenprijs FNV - FNV Congres 15 mei 2013
Fotograaf Martin de Bouter De vakbondsrechtenprijs van de FNV is dit jaar voor de twaalfde keer uitgereikt. De prijs wordt elke twee jaar aan iemand buiten Nederland gegeven, die zich onder moeilijke omstandigheden en met persoonlijke opoffering inzet voor werknemers.
Ton Heerts bij de uitreiking: ‘Indonesische werkgevers noemen je een lastpak. Maar dat betekent in onze kringen dat je het juist heel goed doet. We hopen dat de prijs jou hoop en kracht geeft. Vrijheid van organisatie is voor werknemers de enige weg naar vooruitgang.’

Indonesië

Het gist en borrelt in Indonesië. Lang niet iedereen profiteert van de snel groeiende economie. Vakbondswerk is verre van veilig. Belangrijk representant van een nieuwe generatie vakbondsleiders is Said Iqbal, geboren in Jakarta en afgestudeerd ingenieur.

Inzet Said Iqbal

Als voorzitter van de FSPMI (metaalfederatie) en later ook de KPSI (vakcentrale) weet hij miljoenen mensen op de been te krijgen voor hogere lonen, beperking van flexarbeid en invoering van wettelijke sociale zekerheid. Hierdoor krijgen voortaan ook de allerarmsten gezondheidszorg en alle werkenden een pensioen.
Uitreiking vakbondsrechtenprijs FNV - FNV Congres 15 mei 2013

Fotograaf Martin de Bouter
De FNV heeft grote bewondering Said Iqbal en zijn inzet voor Gewoon Goed Werk. Hij komt ook op voor werknemers die werken via onderaannemers en geen rechten hebben. Geen cao, geen ziektekostenverzekering en geen recht om lid te worden van de vakbond. Hij speelt een leidende rol bij de verjonging, de vernieuwing en de grotere eenheid binnen de tot voor kort versnipperde vakbeweging.

Opkomst vakbeweging

Bedrijfsleven en overheid volgen met argusogen de opkomst van een sterke onafhankelijke vakbeweging onder leiding van de nieuwe generatie. Die zorgt voor sensatie door voor haar achterban loonsverhogingen te bereiken van 20 tot zelfs 50 procent. De regering heeft een wet in voorbereiding waarmee ze de vakbondsvrijheid en het stakingsrecht wil inperken. Said Iqbal wordt voortdurend gevolgd, afgeluisterd en geïntimideerd en moet zich vaak dagelijks melden bij de politie.
Uitreiking vakbondsrechtenprijs FNV - FNV Congres 15 mei 2013

Fotograaf Martin de Bouter

Working Class Heroes

De vakbond in Indonesië vormt een goede illustratie van de dilemma’s in de discussie over handel of hulp in de ontwikkelingssamenwerking. Nederland heeft te weinig oog voor de positie van werkenden in ontwikkelingslanden die economisch fors groeien.
Om de welvaart eerlijk te delen en armoede te bestrijden, zijn vakbondsrechten onmisbaar. Dat is ook het thema van de documentaire ‘Working Class Heroes’. Said Iqbal is daarin één van de twee hoofdpersonen. De documentaire is gemaakt door Huub Ruijgrok en Arno van Beest in samenwerking met FNV Mondiaal en is donderdag 16 mei te zien in de Balie, Amsterdam. 


Source: Link

PENGECUT


Pembaca yang budiman,
Siapa pun tentu tidak mau disebut pengecut. Ini terasa logis. Sekali sifat tersebut melekat pada seorang individu, ia bisa merendahkan martabat pemilik sifat itu. Tetapi, tanpa sadar ada individu yang sering kali bertindak pengecut. Karena khawatir tidak memperoleh tambahan pemasukan pada jabatannya yang baru, dia bertindak pengecut. Karena khawatir tidak dihargai lagi oleh relasi lamanya, dia bertindak pengecut. Misalnya dia bergerombol dengan orang-orang lain menuntut pimpinannya untuk mundur.

Mungkin saja individu di atas berhasil menjalankan rencananya. Dia bisa merasa menang. Tetapi, sesungguhnya dia tidak memiliki harga diri. Dia bahkan bukan organisme dalam dirinya sendiri, melainkan hanya sebuah skrup dalam sebuah mesin keberanian. Dia tidak pantas dihargai sama sekali. Dia sudah jadi hina dan nista.


Sebaliknya, seorang individu yang memiliki keberanian jadi sangat berharga. Keberanian bahkan menentukan kualitas seorang individu. Ini juga terasa masuk akal. Individu yang berani selalu memiliki prinsip kebenaran universal, bukan kebenaran kontekstual dan bukan pula kebenaran gerombolan. Tidak heran bila dia tidak bisa dibengkokkan dan disogok. Dia pun tidak bisa dibujuk rayu oleh janji-janji gombal.

Pilihan menjadi pengecut atau berani sepenuhnya terpulang pada diri kita sendiri. Tidak ada yang bisa memaksa kita harus menjadi berani atau pengecut. Tetapi, sejarah akan mencatat apa pun pilihan itu. Kalau sudah menjadi sejarah, banyak orang bisa membacanya dan mengetahui sifat kita. Maka, orang yang peduli dengan sejarah, biasanya, akan berpikir seribu kali untuk menjadi pengecut.***

Rabu, 15 Mei 2013

Pidato Presiden Buruh Indonesia (Presiden FSPMI & KSPI) di Kongres FNV di Belanda''


Iqbal and Emon at talkshow at launch FNV documentary Working Class Heroes, Amsterdam: no matter the risk, we fight for our ideals!
Berikut Ini adalah Petikan Naskah Pidato Presiden Buruh Indonesia (Presiden FSPMI & KSPI) di Kongres FNV di Belanda:

Siaran Pers Aksi Pekerja/Buruh PT. PLN Menuntut Status Kerja


DEWAN PIMPINAN PUSAT
FEDERASI SERIKAT PEKERJA METAL INDONESIA
Jln Raya Pondok Gede No 11, Jakarta Timur

SIARAN PERS AKSI PEKERJA/BURUH PT PLN MENUNTUT STATUS KERJA

Merdeka ! Merdeka ! Merdeka ! Buruh masih dijajah !

Nampaknya itu slogan perjuangan yang harus kita teriakkan berulang-ulang untuk penyemangat melawan penjajahan. Dulu sebelum masa kemerdekaan bangsa Indonesia, kata ini selalu dipakai oleh pejuang-pejuang kemerdekaan untuk melawan penjajah dalam rangka membebaskan bumi Indonesia dari penjajahan. Keadaan sekarang sama dengan keadaan sebelum Kemerdekaan 17 Agustus 1945. Dulu kita dijajah kapitalis VOC Belanda, sekarang kita dijajah Kapitalis Asing dan Pemerintah kita sendiri.

BUMN sebagai sumber masalah system kerja Outsourcing !
Perjuangan membebaskan buruh dari system kerja perbudakan masa kini atau yang biasa disebut dengan sitem kerja outsourcing terus berlanjut dan bahkan sekarang telah sampai pada sumber dari segala sumber permasalahan system kerja tersebut yaitu pada perusahaan-perusahaan BUMN. Perusahaan-perusahaan Milik Negara tersebut yang memberi contoh yang tidak baik kepada perusahaan non BUMN (swasta) melanggar UU No 13 / 2003 tentang system kerja outsourcing. Hampir semua perusahaan BUMN menggunakan tenaga kerja outsorcing dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan yang sebesar-besarnya bagi direksinya. Dan mungkin sebagian kecil untuk pegawai lainnya. Tidak terkecuali perusahaan Persero PT PLN !
Sistem kerja outsourcing (alih daya) adalah Perbudakan masa kini !

Fakta menunjukkan bahwa dalam melaksanakan tugas-tugas pokok (bisnis inti) PT PLN, pegawai PLN ini menyerahkan pelaksanaan tugas-tugas pokok seperti Administrasi, Pelayanan Teknik, Pencatat Meteran, dsb kepada perusahaan lain yang mereka sebut dengan vendor PLN. Vendor-vendor ini setiap tahun di tender satu sama lain yang berakibat pada terjadinya perubahan vendor setiap tahun. Dalam penentuan pemenang vendor, salah satu pertimbangan utama adalah besarnya biaya yang dibebankan kepada PLN sehingga yang paling murah menawarkan beban biaya tersebut dan itulah yang kemungkinan besar akan menjadi pemenangnya. Akibat dari sistem tender dan penyerahan pekerjaan ke vendor, maka berakibat eksploitatif terhadap pekerja vendor tersebut sehingga banyak hak-hak mereka yang tidak diberikan (upah rendah yang dipotong, upah lembur tidak dibayar, resiko kerja sangat berbahaya, ancaman PHK, dsb). Setiap tahun mereka dan keluarganya harus gelisah karena takut diputus kontraknya. Berdasarkan SK Direksi bahwasannya telah ditetapkan jauh lebih besar dari yang mereka terima (bisa sampai 3 kali lipat), lantas kemana sisanya tersebut ?

Mengapa PLN begitu mempertahankan system ini ?
Pada RDP dengan Komisi 9, Meneg BUMN Dahlan Iskan telah menyatakan bahwa pekerja OS BUMN akan disalurkan ke anak Perusahaan BUMN menjadi pekerja tetap dan upahnya akan disesuaikan dengan peraturan yang berlaku di BUMN dan Peraturan pemerintah. Pernyataan berbeda disampaikan oleh Dirut PLN yang masih menginginkan system kerja OS ini dipertahankan. Kenapa ?

Berdasarkan data yang kami dapatkan dari website, maka di ketahui bahwa komisaris dari perusahaan vendor tersebut adalah gabungan antara PLN, Yayasan Pendidikan dan Kesejahteraan Pegawai PLN dan mantan Direksi PLN. Ini jelas bahwa ada patut diduga ada keuntungan dari perusahaan vendor outsourcing yang sangat besar ini dibagikan ke seluruh direksi dan pegawai PLN. Pantas saja PLN tidak setuju dengan penghapusan system OS di PLN, karena patut diduga ada kenikmatan mereka yang hilang.

Perusahaan vendor yang mempekerjakan buruh outsourcing tersebut pastilah mengambil keuntungan sebagai management fee mereka. Saya beri contoh misalnya dari PLN memberikan anggaran 3,5 juta untuk seorang tenaga kerja, sedangkan yang diberikan ke buruh outsourcing sebesar upah minimum sekitar 1,2 juta (wilayah Purwakarta). Sisanya adalah sebesar 2,3 juta kemana ? kalau ada 1000 buruh outsourcing saja, maka perusahaan vendor tersebut mendapatkan 2,3 juta X 1000 = 2,3 milyar per bulan. Ada puluhan ribu jumlah pekerja outsourcing yang ada di PLN, maka begitu besar jumlah yang didapat oleh perusahaan vendor tersebut.

Buruh OS PLN menggugat

Sudah puluhan tahun dipekerjakan dengan kondisi tidak menentu dan upah yang tidak layak serta resiko besar dalam bekerja, maka sudah seharusnya sekarang mereka mendapatkan hak-haknya sebagai buruh/pekerja yang bermartabat yang telah berjasa berkontribusi besar terhadap Negara. Bukannya dianggap sebagai Pahlawan tapi mereka dianggap sebagai alat/robot untuk melaksanakan tugas-tugas yang seharusnya dilaksanakan oleh pegawai PT PLN. Berdasarkan UU No 13 Tahun 2013, maka secara otomatis pekerja outsourcing ini menjadi pekerja tetap perusahaan pemakai, dalam hal ini PT PLN telah melanggar UU tersebut karena dipekerjakan di pekerjaan inti serta terus menerus sifatnya. Untuk itu, demi Allah Tuhan yang Maha Kuasa mereka menuntut kepada Kementerian BUMN dan PT PLN Persero agar :

“ MEREKA SEMUA PEKERJA OUTSOURCING (VENDOR) PT PLN DIANGKAT MENJADI PEGAWAI PT PLN SECARA OTOMATIS TANPA SYARAT “
DAN
“ PT PLN DAN ANAK PERUSAHAANNYA SERTA VENDOR-VENDORNYA TIDAK MELAKUKAN TINDAKAN APAPUN TERHADAP PEKERJA OUTSOURCING TERMASUK MEMBUAT KONTRAK KERJA BARU ATAS NAMA SELAIN PT PLN “

Apabila tuntutan kami tersebut tidak dipenuhi maka kami akan melakukan pemogokan serentak di seluruh wilayah Jawa – Bali serta beberapa wilayah diluar tersebut !

Yudi Winarno (085715552091)
Dewan Pimpinan Pusat
Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia
Jalan Raya Pondok Gede No 11, Jakarta Timur
Telp. 021-87796916 Fax. 021-8413954

Selasa, 14 Mei 2013

Daftar Anggota Affiliasi IMF Di Seluruh Dunia – 102 negara

Daftar Anggota Affiliasi IMF Di Seluruh Dunia – 102 negara

 


No Negara JML SP Nama Serikat Pekerja
1 Angola 1 National Federation of Workers in Metal, Energy, Chemical Industries
in Angola – FSIMEQ
2 Argentina 3 Asociación Obrera Minera Argentina – AOMA



Asociación de Supervisores de la Industria Metalmecánica de la
Republica Argentina – ASIMRA



Unión Obrera Metalúrgica – UOM
3 Armenia 1 Republican Branch Union of Machine and
Instrument-Making Workers of Republic of Armenia
4 Australia 3 Communications, Electrical, Electronic, Energy, Information, Postal,
Plumbing and Allied Services Union of Australia – CEPU



The Australian Workers’ Union



Australian Manufacturing Workers’ Union – AMWU
5 Austria 1 Gewerkschaft PRO-GE
6 Bangladesh 2 Bangladesh Metalworkers’ Federation



Bangladesh Metalworkers’ League – BML
7 Belarus 2 REPAM – Trade Union of Workers of Radio &
Electronics Industry, Automobile Machinery,
Metalworking Industry and Other Branches of the National Economy



Free Metalworkers’ Union – SPM
8 Belgium 6 Algemeen Belgisch Vakverbond – ABVV-Metaal



ACV-CSC METEA



Landelijke Bedienden Centrale – Nationaal
Verbond voor Kaderpersoneel – LBC-NVK



SETCA-BBTK Syndicat des Employés,
Techniciens et Cadres de Belgique



Centrale Nationale des Employés – CNE



Métallurgistes Wallonie Bruxelles (MWB-FGTB)
9 Bosnia-Herzegovina 2 Metalworkers’ and Miners’ Union of Republika
Srpska – MMU



Trade Union of Metalworkers – TUM
10 Brazil 2 Confederação Nacional dos Trabalhadores Metalúrgicos – CNTM



Confederação Nacional dos Metalúrgicos – CNM/CUT
11 Bulgaria 4 Syndical Federation of Machinebuilders and Metalworkers -
CL PODKREPA



Fédération Nationale Syndicale – ‘Metal-Electro’ – FNS



Federation of Metallurgy – CL PODKREPA



Trade Union – ‘Metalicy’
12 Cameroon 1 Union des Syndicats des Travailleurs des Industries de
Transformation de Cameroun – USTIC
13 Canada 3 National Automobile, Aerospace, Transportation and General
Workers’ Union of Canada (CAW-Canada) Syndicat National de l’Automobile, de l’Aérospatiale, du Transport et des Autres Travailleurs et Travailleuses du Canada (TCA-Canada)
14

International Association of Machinists and Aerospace Workers



United Steel, Paper and Forestry, Rubber, Manufacturing,Energy,
Allied Industrial and Service Workers International Union
(United Steelworkers – USW) Syndicat international des
travailleurs unis de la métallurgie,du papier et de la foresterie, du caoutchouc, de la fabrication,de l’énergie, des services et industries connexes (Syndicat des Métallos – MÉTALLOS)
15 Chile 4 Federación de Trabajadores del Cobre – FTC



Confederación Nacional de Trabajadores Metalúrgicos – CONSTRAMET



Sindicato de Trabajadores del Establecimiento Huachipato de la
Compañia de Acero del Pacífico, S.A.



Federación y Confederación Nacional de Trabajadores
Electrometalúrgicos, Mineros y Automotrices – CONSFETEMA
16 China, Republic (Taiwan) 1 IMF Republic of China Committee
17 Colombia 2 Federación de Trabajadores de las Industrias Metalúrgicas, Eléctricas yMecánicas de Colombia – FETRAMECOL



Unión de Trabajadores Metalúrgicos y Mineros de Colombia – Utrammicol
18 Congo Republic 1 Conseil des Syndicats Congolais de la Métallurgie – CSC
(Council of Metalworkers’ Unions of D.R. of Congo)
19 Croatia 1 Metal Workers’ Trade Union of Croatia
20 Curacao 2 Curacao Federation of Workers – CFW



Union General Trahado di Korsou – UGTK / CADMU
21 Cyprus 1 Cyprus Industrial Workers’ Federation – OVIEK-SEK
22 Czech Republic 1 Metalworkers’ Federation in the Czech Republic – OS KOVO
23 Denmark 2 Centralorganisationen af industriansatte i Danmark – CO-industri



Danish Society of Engineers – IDA
24 Dominican Republic 1 Federación Nacional de Trabajadores Mineros y Metalúrgicos – FENATRAMIM
25 Estonia 1 Eesti Metallitöötajate Ametiühing (Estonian Metalworkers’ Federation)
26 Fiji 1 National Union of Factory & Commercial Workers
27 Finland 5 Metallityöväen Liitto r.y. (Finnish Metalworkers’ Union)



AMMATTILIITTO PRO RY (Trade Union Pro)



Tekniikan Akateemisten Liitto – TEK



Uusi Insinööriliitto UIL ry (Union of Professional Engineers in Finland)



Sähköalojen ammattiliitto r.y. (Finnish Electrical Workers’ Union)
28 France 5 Fédération Confédérée “Force Ouvrière” de la Métallurgie – FO



Fédération Générale des Mines et de la Métallurgie – FGMM-CFDT



Fédération des Travailleurs de la Métallurgie – CGT



Fédération Nationale CFTC des Syndicats de la Métallurgie et Parties Similaires



Fédération de la Métallurgie CFE-CGC
29 Germany 1 Industriegewerkschaft Metall – IG METALL
30 Ghana 1 Industrial & Commercial Workers’ Union – ICU
31 Greece 2 Fédération des Électrotechniciens Grecs



Panhellenic Metalworkers’ Federation (POEM)
32 Guatemala 1 Federación de Trabajadores de la Metal-Mecánica de Guatemala – FETRAMEGUA
33 Guinea 1 Forum InterSyndical de Sociétés Minières et Industrielles de Guinée – FISMIG
34 Honduras 1 Federación de Trabajadores Mineros y Metalúrgicos de Honduras – FETRAMIMH
35 Hong Kong 1 Committee of Metal Industry Unions
36 Hungary 1 Federation of Hungarian Metalworkers’ Union – VASAS
37 Iceland 1 Samidn, Samband Idnfelaga
38 India 9 SKF Bearing India Employees’ Union



Indian National Metalworkers’ Federation – INMF



Simpson Group Companies Workers & Staff Union



Sandvik Asia Employees’ Union



Steel, Metal & Engineering Workers’ Federation of India



Indian National Mineworkers’ Federation



Atlas Copco Employees’ Federation



Working People Trade Union Council



Shramik Ekta Mahasangh (SEM)
39 Indonesia 2 Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia – FSPMI (Federation of Indonesian Metal Workers’ Union)



Federation of Metal, Machine and Electronic Workers (Lomenik-SBSI)
40 Ireland 1 Services Industrial Professional Technical Union – SIPTU
41 Israel 1 National Union of Metal, Electric & Electronic Workers
42 Italy 3 FIOM-CGIL



FIM-CISL



Unione Italiana Lavoratori Metalmeccanici – UILM
43 Japan 1 Japan Council of Metalworkers’ Unions – IMF-JC
44 Kenya 2 Amalgamated Union of Kenya Metalworkers



Kenya Engineering Workers’ Union – KEWU
45 Korea (South) 2 Federation of Korean Metalworkers’ Trade Unions – FKMTU



Korean Metal Workers’ Union – KMWU
46 Kosovo – UNMIK Administration 1 Independent Trade Union of Metalworkers of Kosovo – SPMK
47 Kyrgyzstan 1 Mining and Metallurgy Trade Union of Kyrgyzstan – MMTUK
48 Liberia 1 Metal, Mechanic, Electrical, Communications & Allied Workers’ Union
49 Lithuania 1 Lithuanian Metalworkers’ Trade Union
50 Luxembourg 1 Onofhängege Gewerkschaftsbond Lëtzebuerg – OGB-L
51 Macedonia 1 Trade Union of Metal & Energy Workers and Miners of Macedonia – SIER
52 Malawi 1 Building Construction, Civil Engineering and Allied Workers Union – BCCEAWU
53 Malaysia 1 IMF Malaysian Council
54 Malta 1 General Workers’ Union
55 Mauritius 2 The Artisans & General Workers’ Union



Electrical and Mechanical Workers’ Union (Textiles Industries Staff and
Workers’ Unions)
56 Mexico 5 Sindicato de Trabajadores de la Industria Metal-Mecánica, Automotriz,
Similares y Conexos de la República Mexicana – SITIMM



Sindicato Nacional de Trabajadores de Teleindustrias y Sistemas Digitales de
la Republica Mexicana



Sindicato Nacional de Trabajadores Mineros, Metalúrgicos y Similares de la
República Mexicana – SNTMMSRM



Sindicato Progresista de Obreros y Empleados de la Industria de la Extracción,
Fundición y Fabricación de Metales, del Hierro, Autopartes, sus Similares y Derivados de la Repúblicana Mexicana



Sindicato de Trabajadores de la Industria Metalica, (STIMAHC) Acero, Hierro,
Conexos y Similares – STIMAHC
57 Moldavia 1 Fédération Nationale des Syndicats des Branches de Transformation du Métal
de la République de Moldova – FNSM
58 Montenegro 1 Free Trade Union of Metalworkers of Montenegro – FTUM
59 Morocco 1 Syndicat National des Travailleurs des Industries Métallurgiques, Mécaniques,
Electriques et Electroniques – SNTIMMEE-CDT
60 Mozambique 1 Sindicato Nacional dos Trabalhadores da Indústria Metalúrgica
Metalomecánica e Energia – SINTIME
61 Namibia 1 Metal and Allied Namibian Workers’ Union – MANWU
62 Nepal 3 Nepal Factory Labour Union – NFLU



Nepal Auto Mechanics Trade Union – NATU



All Nepal Federation of Trade Unions – ANTUF
63 Netherlands 3 FNV-Bondgenoten



CNV Vakmensen



De UNIE – Vakbond voor Industrie en Dienstverlening
64 New Caledonia 1 Syndicat des Ouvriers et Employés de la Nouvelle-Calédonie
65 New Zealand 1 New Zealand Engineering, Printing & Manufacturing Union Incorporated
66 Norway 4 Fellesforbundet



Handel og Kontor i Norge



Norwegian Society of Engineers and Technologists – NITO



Norwegian Society of Graduate Technical and Scientific Professionals – TEKNA
67 Pakistan 2 Pakistan Metal Workers’ Federation



National Trade Union Federation – NTUF
68 Palestine 1 General Union of Mechanical Engineering & Electrical Workers
69 Panama 1 Federación Nacional de Trabajadores Metalúrgicos y Afines de Panamá -
FENATRAMET
70 Paraguay 1 Federación de Trabajadores Metalúrgicos del Paraguay – FETRAMPAR
71 Peru 1 Federación Nacional de las Actividades Mineras, (FENA-PERU) Energéticas,
Petroleras, Siderurgicas y Complementarias del Perú – FENAMEPSICOP
72 Philippines 2 Metalworkers Alliance of the Philippines – MWAP



Philippine Metalworkers’ Alliance – PMA
73 Poland 1 Metalworkers Secretariat – NSZZ “Solidarnosc”
74 Portugal 1 Sindicato das Industrias Metalurgicas e Afins – SIMA
75 Romania 2 Federatia Sindicala METAROM – FS METAROM (Trade Union Federation METAROM)



FNS Solidaritatea Metal – SMETAL
76 Russia 7 Miners & Metallurgical Workers’ Union of Russia – MMWU



Automobile and Farm Machinery Workers’ Union – AFW



Engineering Workers’ Union of Russia – EWU



Shipbuilding Workers’ Union of Russia



Russian Radio-Electronic Industry Workers’ Union – REIWU



Russian Aircraft Industry Workers’ Trade Union “Profavia”



Russian Interregional Trade Union of Autoworkers – ITUA
77 Serbia 2 Autonomous Metalworkers’ Union of Serbia – AMUS



Industrijski Sindikat Srbije – ISS (Metals Industry Committee of Industrial Union
of Serbia)
78 Sierra Leone 1 Artisans, Public Works and Services Employees’ Union
79 Singapore 7 IMF Singapore Council



Metal Industries Workers’ Union



Sembawang Shipyard Employees’ Union



Shipbuilding and Marine Engineering Employees’ Union – SMEEU



Keppel Employees’ Union



United Workers of Electronic and Electrical Industries



Keppel Fels Employees’ Union
80 Slovak Republic 1 Metalworkers’ Federation KOVO in the Slovak Republic
81 Slovenia 1 Sindikat Kovinske in Elektroindustrije Slovenije – SKEI
82 South Africa 2 National Union of Metalworkers of South Africa – NUMSA



Solidarity
83 Spain 3 Federación del Metal del Sindicato ELA (ELA-Metala)



Federación del Metal, Construcción y Afines de UGT – (MCA-UGT)



Federación de Industria de CC.OO
84 Sri Lanka 2 Sri Lanka Nidahas Sewaka Sangamaya



National Union of Metal and Migrant Workers in Sri Lanka – NUMMS
85 Surinam 1 Suriname Bauxite Mine and Metal Workers’ Federation
86 Swaziland 1 Swaziland Amalgamated Trade Unions (SATU)
87 Sweden 3 Unionen



Industrifacket Metall (IF Metall)



Sveriges Ingenjörer (Swedish Association of Graduate Engineers)
88 Switzerland 2 UNIA



Syndicat Interprofessionel – SYNA
89 Tanzania 1 Tanzania Union of Industrial and Commercial Workers – TUICO
90 Thailand 1 Confederation of Thai Electrical Appliances, Electronic, Automobile and
Metalworkers – TEAM
91 Trinidad and Tobago 2 Seamen & Waterfront Workers’ Trade Union



Steel Workers’ Union of Trinidad & Tobago
92 Tunisia 1 Fédération Générale de la Métallurgie et de l’Electronique – UGTT
93 Turkey 3 Birlesik Metal-IS



Türkiye DOK, GEMI-IS



ÇELIK-IS Iron, Steel, Metal and Metallic Products Workers’ Union
94 Uganda 2 National Union of Clerical, Commercial, Professional & Technical Employees



Uganda Mines, Metal, Oil, Gas & Allied Workers’ Union
95 Ukraine 6 Automobile and Agricultural Machinery Workers’ Union of Ukraine



Radio Electronics and Mechanical Engineering Workers’ Trade Union



Trade Union of Defence Industry Workers



Trade Union of Aircraft Builders of Ukraine



Ukrainian Machinebuilding and Metalworking Union “Machmetall”



Metallurgical and Mining Industry Workers’ Union of Ukraine – MMIWU
96 United Kingdom 1 British Section of the IMF
97 Uruguay 1 Unión Nacional de Trabajadores del Metal y Ramas Afines
98 USA 8 International Association of Machinists and Aerospace Workers – IAMAW



International Brotherhood of Boilermakers, Iron Shipbuilders, Blacksmiths,
Forgers and Helpers



Sheet Metal Workers’ International Association



United Steelworkers – USW



International Union, United Automobile, Aerospace & Agricultural Implement
Workers of America – UAW



Communications Workers of America – CWA



International Union of Elevator Constructors – IUEC



International Union of Electronic, Electrical, Salaried, Machine and Furniture
Workers – Communications Workers of America – IUE-CWA
99 Venezuela 1 Federación de Trabajadores Metalúrgicos, Mineros, Mecánicos y sus Similares
de Venezuela – FETRAMETAL
100 Vietnam 1 Vietnam National Union of Workers in Industry and Trade (VUIT)
101 Zambia 1 National Union of Building, Engineering and General Workers – NUBEGW
102 Zimbabwe 1 National Engineering Workers Union – NEWU


198
untuk lebih jelas tersedia dalam format docx. Daftar affiliasi IMF