Kekuasaan dan jabatan adalah sesuatu yang didamba-dambakan setiap orang, karena dengan jabatan dan kekuasaan itulah orang akan mendapatkan suatu kebanggaan dan keuntungan.
Rabu, 29 Mei 2013
KEKUASAAN , JABATAN DAN KEDHOLIMAN
Kekuasaan dan jabatan adalah sesuatu yang didamba-dambakan setiap orang, karena dengan jabatan dan kekuasaan itulah orang akan mendapatkan suatu kebanggaan dan keuntungan.
Sabtu, 25 Mei 2013
KONTEMPLASI MENGAPA TERJADI “MOGOK KERJA BURUH”

Kontemplasi atau sebuah perenungan tentang hakikat sebuah peristiwa, ini sangatlah diperlukan agar kita, tidak tersungkur dalam lumpur kehancuran, agar kita tidak terkapar dalam hamparan penyesalan.
Beribu-ribu kata penyesalan, takkan mampu mengembalikan sesuatu yg telah pecah berkeping. Beribu-ribu kata permohonan takkan mampu mengembalikan sesuatu yang telah berlalu di hempas sang waktu.
Rabu, 22 Mei 2013
PHK & Penyelesaian Perselisihan Perburuhan di Indonesia
read more...
Selasa, 21 Mei 2013
15 Tahun Reformasi
Tepat pada hari ini, tanggal 21 Mei, Indonesia telah menjalani 15 tahun kehidupan pemerintahan yang baru setelah reformasi. Gerbang kehidupan baru sistem ketatanegaraan, pemerintahan dan kehidupan bangsa Indonesia telah dimulai sejak tanggal 21 Mei 1998. Hal tersebut terjadi dengan berakhirnya sistem pemerintahan orde baru yang ditandai dengan mundurnya Presiden Soeharto 15 tahun lalu. Menengok sejarah masa lampau, reformasi Indonesia merupakan salah satu upaya yang dilakukan bangsa Indonesia menuju kehidupan yang dicita-citakan rakyat. Berbagai pergolakan yang terjadi menjadi salah satu bukti kerja keras bangsa Indonesia untuk merevitalisasi semua sistem menuju kehidupan rakyat yang lebih baik dan demokratis.
read more...
read more...
Senin, 20 Mei 2013
MOGOK KERJA BAGIAN DARI LEMBARAN SEJARAH PERBURUHAN
Setiap orang, setiap suku, bangsa dan negara, keberadaanya meninggalkan jejak sejarah yang tertulis dengan tinta waktu di atas lembaran- lembaran jaman, semuanya itu memiliki corak dan warna peradaban tersendiri. Sejarah ini bergulir seiring putaran waktu berjalan tanpa henti, dan kita manusia tak dapat memutar kembali putaran waktu itu, begitupun sejarah mengalir bagai air dari hulu kehilir mengalir mengisi samudra catatan sejarah umat manusia.
Minggu, 19 Mei 2013
KEKUASAAN , JABATAN DAN KEDHOLIMAN
Tapi ingat kekuasaan dan jabatan itu bisa menjadi sumber kedholiman yang merugikan pihak lain.
Bila Anda pengusaha lalu Anda menarik keuntungan karena membayar karyawan Anda dengan upah yang murah, Anda telah melakukan kedholiman. Tidak perlu menjadi Marxian untuk menyadari proses penindasan seperti ini. Contoh, lemburan yang harus Anda bayar perjam terhadap buruh Anda adalah 100% lalu Anda kurangi 0,25% maka Anda telah makan hasil keringat karyawan / buruh Anda, Anda menikmati hidup Anda dengan memotong hak karyawan Anda, ini adalah kedholiman.
Bagi Anda-anda yg memiliki kekuasaan dan jabatan, Anda pun bisa melakukan kedholiman politikal secara kolektip dan terorganisir, misal Anda merampas hak-hak paling dasar dari para karyawan. Lewat serikat, Anda membatasi keinginan para buruh untuk mengaktualisasikan dirinya, membungkam mulut mereka, menutup peluang bagi mereka untuk meningkatkan kualitas hidup mereka. Anda juga dholim ketika Anda memanpaatkan wewenang yg Anda miliki untuk memperoleh keuntungan yg tidak wajar. Memang biasanya orang-orang yg memiliki jabatan sering menjadikan jabatan sebagai komoditas politik pencapaian keuntungan pribadi, tanpa peduli orang lain.
Apa yg terjadi jika kedholiman dipertahankan? bila ada segelintir buruh / karyawan memperoleh keuntungan dan kemudahan, dan banyak buruh mendapatkan kesulitan dan penekanan, dalam kondisi seperti ini, kesenjangan sosial terjadi, rasa prustasi meluas dan buruh merasa tidak berdaya, ini melahirkan keresahan sosial. Dalam proses waktu, kondisi semacam ini akan berakumulusi, menggunung dan meledak menghancurkan tatanan proses industrialisasi yg ada.
Kedholiman dalam bentuk apapun merusak sendi-sendi integrasi sosial. Kedholiman dalam dunia perburuhan mendehumanisasikan para buruh dalam kubangan ketidak berdayaan, dengan menghasilkan karakter buruh yg berpikir kerdil, pasrah akan nasibnya.
Kedholiman kolektip bersipat struktural serta terorganisir inilah, salah satu penyebab penghambat kemajuan suatu bangsa.
Lahirnya para penjilat, para koruptor adalah merupakan ekses dari kedholiman kolektip terstruktur.
Hal ini bukan hanya terjadi dalam dunia perburuhan, tetapi secara lebih global terjadi di Negara yg konon katanya, ingin mensejahterakan rakyatnya. Salam kaum buruh.**
Jumat, 17 Mei 2013
“MOGOK ATAU TIDAK, PERUSAHAAN BISA SEENAKNYA PHK”
Kami bergabung dalam komite solidaritas pemogokan buruh untuk mendukung
aksi-aksi buruh PT. Bomar seperti protes, blokade atau sekedar berbagi
semangat di dinginnya malam atau teriknya siang hari. Dalam sela-sela
aksi protes, di bawah tenda posko pemogokan kami selalu menyempatkan
untuk berdiskusi, bertukar pikiran, atau melakukan wawancara dengan para
partisipan pemogokan.
Berikut adalah salah satu adalah
wawancara singkat yang kami lakukan dengan para buruh. Kali ini kami
mewawancarai Rahmatia, satu dari seorang buruh perempuan yang terlibat
dalam pemogokan ini. Rahmatia telah bekerja selama 7 tahun di PT. Bomar
dan sampai saat ini statusnya masih tetap buruh harian lepas. Kami
menemui perempuan berkerudung ini di tenda posko pemogokan. Ia bertutur
mengenai alasannya bergabung dalam pemogokan dan sedikit pandangan
mengenai gerakannya.
Apa yang membuat anda ikut dalam pemogokan ini ?
Karena yang di-PHK ini adalah pengurus kami di organisasi, merekalah yang telah membantu dan membela hak-hak buruh.
Banyak buruh yang tidak ikut mogok dan tetap bekerja. Apa tanggapan
anda dan mengapa mereka tidak ikut mogok? Bagaimana hubungan mereka
dengan kawan-kawan yang melakukan aksi?
Mungkin mereka tidak
ikut mogok karena takut di-PHK dan punya tanggungan yang harus dibiayai.
Perusahaan juga mengancam kalau mereka ikut mogok, atau kalau mereka
tidak datang kerja akan dituduh ikut sama teman di luar. Perusahaan juga
melarang mereka memberi bantuan. Tapi hubungannya tetap baik, masih
biasa komunikasi.
Apa anda tidak takut akan di-PHK bila ikut mogok?
Tidak berpikir lagi di PHK atau tidak, karena mogok atau tidak, perusahaan bisa PHK kita kapan saja semaunya dia.
Bagaimana kondisi saat ini selama pemogokan?
Yah, capek. Keuangan semakin menipis, tidak ada pemasukan untuk bayar
kos, atau transport sehari-hari dan bantu-bantu orang tua.
Apa yang sudah dilakukan Buruh selain pemogokan?
Kita sudah melakukan aksi di depan pabrik, sudah berapa kali. Ini
supaya perusahaan mau berunding, karena kalau kita diam-diam tidak akan
direspon. Tapi sampai sekarang perusahaan tidak mau menemui. Kita juga
menghalangi buruh lain masuk hanya supaya pihak perusahaan mau bertemu.
Mengapa buruh memilih melakukan perlawanan?
Ya, supaya perusahaan menjalankan hak-hak buruh. Karena upah tidak
cukup, apalagi seperti kita yang harian lepas yang dibayar per jam,
kadang cuma berapa jam kerja saja jadi cuma dapat 100 ribu perminggu.
Juga tidak ada jamsostek , cuti haid dan aturan-aturan lain.
Selain aksi di pabrik, aksi lain yang sudah dijalankan? Dan apa sudah ada hasilnya ?
Kita sudah aksi di DPR juga ke Disnaker, mereka sudah mendukung supaya
perusahaan memenuhi hak normatif buruh, tapi perusahaan tetap tidak mau
tanggapi.
Apa masih tetap percaya dengan instansi tersebut bisa selesaikan persoalan buruh?
Ya, percaya tidak percaya. Sudah berapa kali kesana tapi sudah 2 bulan ini tidak ada hasilnya.
Bagaimana jika harus menempuh jalur hukum (PHI) ?
Kita tidak mau, karena pasti akan lama. Bisa sampai 8 bulan selesainya,
itu susah kita jalankan. Ini dua bulan saja kita sudah capek. Kalau
ada, lebih baik jalan lain saja yang lebih cepat.
Menurut anda, siapa sebenarnya musuh buruh?
Yah, perusahaan. Karena perusahaan tidak adil dengan kita. Padahal
setiap tahun tambah maju. Dulu waktu masih awal pabriknya masih jelek
tidak seperti sekarang, sudah jadi elit.
Kira-kira kenapa perusahaan bisa jadi lebih elit?
Karena buruh yang kerja. Sekarang perusahaan jadi tambah besar,
mobilnya makin banyak, mesinnya tambah bagus. Dulu upah tidak naik-naik,
nanti setelah kita semua demo baru dia naikkan.
Menurut anda, kerja yang layak itu seperti apa?
Yah, hak normatif dijalankan, misalnya yang harian lepas jam kerja
cukup, upah juga. Ada cuti haid, tidak ditekan kerja. Kalau perusahaan
dapat untung, buruh bisa dapat ‘uang kaget’. Kalau sakit tidak berbelit
urus tanda tangan sana-sini. Kalau lembur, makanannya lebih enak, biasa
kita cuma dikasih kepala ikan, bisa dikasih nasi lalapan. Ada juga mobil
antar jemput. Yah seperti itu saja.
Bagaimana caranya supaya itu bisa terwujud?
Seperti ini mungkin, kita aksi. Supaya perusahaan mau penuhi. — di RUANG PEMIKIRAN TUK PEMBERONTAKAN....
Penulis: Indra Dado
Kamis, 16 Mei 2013
Première "Working Class Heroes"
FNV Mondiaal presenteert de documentaire ‘Working Class Heroes’, die een indringend beeld geeft over de werkelijkheid van vakbondshelden in Indonesië en Colombia.
Je moet lef hebben om je leven en dat van je familie op het spel te zetten voor je idealen. En als er miljoenen mensen aan je lippen hangen, dan rust er een enorme verantwoordelijkheid op je schouders.
Kom naar de première 'Working Class Heroes'
Amsterdam, 08-05-2013
Kom naar de première van de documentaire 'Working Class Heroes' op 16 mei a.s. in De Balie in Amsterdam. Met nagesprek en borrel. Toegang gratis, na aanmelding.
Indonesië en Colombia zijn landen die sterk economisch groeien, maar waar vakbondswerk verre van veilig is. Dankzij de opkomst van een nieuwe generatie vakbondsleiders krijgt het recht op organisatie en collectief onderhandelen vorm. In Indonesië gaan miljoenen mensen de straat op. En in Colombia gaat de grootste kolenmijn een maand plat. De kracht van de vakbonden groeit. Maar voor hoe lang nog?
FNV-prijs voor Indonesische vakbondsheld Said Iqbal
Amsterdam, 15-05-2013
De Febe Elizabeth Velasquez Trade Union Award is op
15 mei tijdens het congres van FNV In Beweging door de kersverse
voorzitter Ton Heerts uitgereikt aan de charismatische Indonesische
vakbondsleider Said Iqbal.
De vakbondsrechtenprijs van de FNV is dit jaar voor de twaalfde keer
uitgereikt. De prijs wordt elke twee jaar aan iemand buiten Nederland
gegeven, die zich onder moeilijke omstandigheden en met persoonlijke
opoffering inzet voor werknemers.
Ton Heerts bij de uitreiking: ‘Indonesische werkgevers noemen je een lastpak. Maar dat betekent in onze kringen dat je het juist heel goed doet. We hopen dat de prijs jou hoop en kracht geeft. Vrijheid van organisatie is voor werknemers de enige weg naar vooruitgang.’
Indonesië
Het gist en borrelt in Indonesië. Lang niet iedereen profiteert van de snel groeiende economie. Vakbondswerk is verre van veilig. Belangrijk representant van een nieuwe generatie vakbondsleiders is Said Iqbal, geboren in Jakarta en afgestudeerd ingenieur.Inzet Said Iqbal
Als voorzitter van de FSPMI (metaalfederatie) en later ook de KPSI (vakcentrale) weet hij miljoenen mensen op de been te krijgen voor hogere lonen, beperking van flexarbeid en invoering van wettelijke sociale zekerheid. Hierdoor krijgen voortaan ook de allerarmsten gezondheidszorg en alle werkenden een pensioen.
De FNV heeft grote bewondering Said Iqbal en zijn inzet voor Gewoon Goed Werk. Hij komt ook op voor werknemers die werken via onderaannemers en geen rechten hebben. Geen cao, geen ziektekostenverzekering en geen recht om lid te worden van de vakbond. Hij speelt een leidende rol bij de verjonging, de vernieuwing en de grotere eenheid binnen de tot voor kort versnipperde vakbeweging.
Opkomst vakbeweging
Bedrijfsleven en overheid volgen met argusogen de opkomst van een sterke onafhankelijke vakbeweging onder leiding van de nieuwe generatie. Die zorgt voor sensatie door voor haar achterban loonsverhogingen te bereiken van 20 tot zelfs 50 procent. De regering heeft een wet in voorbereiding waarmee ze de vakbondsvrijheid en het stakingsrecht wil inperken. Said Iqbal wordt voortdurend gevolgd, afgeluisterd en geïntimideerd en moet zich vaak dagelijks melden bij de politie.
Working Class Heroes
De vakbond in Indonesië vormt een goede illustratie van de dilemma’s in de discussie over handel of hulp in de ontwikkelingssamenwerking. Nederland heeft te weinig oog voor de positie van werkenden in ontwikkelingslanden die economisch fors groeien.Om de welvaart eerlijk te delen en armoede te bestrijden, zijn vakbondsrechten onmisbaar. Dat is ook het thema van de documentaire ‘Working Class Heroes’. Said Iqbal is daarin één van de twee hoofdpersonen. De documentaire is gemaakt door Huub Ruijgrok en Arno van Beest in samenwerking met FNV Mondiaal en is donderdag 16 mei te zien in de Balie, Amsterdam.
Source: Link
PENGECUT
Siapa
pun tentu tidak mau disebut pengecut. Ini terasa logis. Sekali sifat
tersebut melekat pada seorang individu, ia bisa merendahkan martabat
pemilik sifat itu. Tetapi, tanpa sadar ada individu yang sering kali
bertindak pengecut. Karena khawatir tidak memperoleh tambahan pemasukan
pada jabatannya yang baru, dia bertindak pengecut. Karena khawatir tidak
dihargai lagi oleh relasi lamanya, dia bertindak pengecut. Misalnya dia
bergerombol dengan orang-orang lain menuntut pimpinannya untuk mundur.
Mungkin saja individu di atas berhasil menjalankan rencananya. Dia bisa merasa menang. Tetapi, sesungguhnya dia tidak memiliki harga diri. Dia bahkan bukan organisme dalam dirinya sendiri, melainkan hanya sebuah skrup dalam sebuah mesin keberanian. Dia tidak pantas dihargai sama sekali. Dia sudah jadi hina dan nista.
Pilihan menjadi pengecut atau berani sepenuhnya terpulang pada diri kita sendiri. Tidak ada yang bisa memaksa kita harus menjadi berani atau pengecut. Tetapi, sejarah akan mencatat apa pun pilihan itu. Kalau sudah menjadi sejarah, banyak orang bisa membacanya dan mengetahui sifat kita. Maka, orang yang peduli dengan sejarah, biasanya, akan berpikir seribu kali untuk menjadi pengecut.***
Mungkin saja individu di atas berhasil menjalankan rencananya. Dia bisa merasa menang. Tetapi, sesungguhnya dia tidak memiliki harga diri. Dia bahkan bukan organisme dalam dirinya sendiri, melainkan hanya sebuah skrup dalam sebuah mesin keberanian. Dia tidak pantas dihargai sama sekali. Dia sudah jadi hina dan nista.
Sebaliknya, seorang individu yang
memiliki keberanian jadi sangat berharga. Keberanian bahkan menentukan
kualitas seorang individu. Ini juga terasa masuk akal. Individu yang
berani selalu memiliki prinsip kebenaran universal, bukan kebenaran
kontekstual dan bukan pula kebenaran gerombolan. Tidak heran bila dia
tidak bisa dibengkokkan dan disogok. Dia pun tidak bisa dibujuk rayu
oleh janji-janji gombal.
Pilihan menjadi pengecut atau berani sepenuhnya terpulang pada diri kita sendiri. Tidak ada yang bisa memaksa kita harus menjadi berani atau pengecut. Tetapi, sejarah akan mencatat apa pun pilihan itu. Kalau sudah menjadi sejarah, banyak orang bisa membacanya dan mengetahui sifat kita. Maka, orang yang peduli dengan sejarah, biasanya, akan berpikir seribu kali untuk menjadi pengecut.***
Rabu, 15 Mei 2013
Siaran Pers Aksi Pekerja/Buruh PT. PLN Menuntut Status Kerja
FEDERASI SERIKAT PEKERJA METAL INDONESIA
Jln Raya Pondok Gede No 11, Jakarta Timur
SIARAN PERS AKSI PEKERJA/BURUH PT PLN MENUNTUT STATUS KERJA
Merdeka ! Merdeka ! Merdeka ! Buruh masih dijajah !
Nampaknya itu slogan perjuangan yang harus kita teriakkan berulang-ulang untuk penyemangat melawan penjajahan. Dulu sebelum masa kemerdekaan bangsa Indonesia, kata ini selalu dipakai oleh pejuang-pejuang kemerdekaan untuk melawan penjajah dalam rangka membebaskan bumi Indonesia dari penjajahan. Keadaan sekarang sama dengan keadaan sebelum Kemerdekaan 17 Agustus 1945. Dulu kita dijajah kapitalis VOC Belanda, sekarang kita dijajah Kapitalis Asing dan Pemerintah kita sendiri.
BUMN sebagai sumber masalah system kerja Outsourcing !
Perjuangan membebaskan buruh dari system kerja perbudakan masa kini atau yang biasa disebut dengan sitem kerja outsourcing terus berlanjut dan bahkan sekarang telah sampai pada sumber dari segala sumber permasalahan system kerja tersebut yaitu pada perusahaan-perusahaan BUMN. Perusahaan-perusahaan Milik Negara tersebut yang memberi contoh yang tidak baik kepada perusahaan non BUMN (swasta) melanggar UU No 13 / 2003 tentang system kerja outsourcing. Hampir semua perusahaan BUMN menggunakan tenaga kerja outsorcing dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan yang sebesar-besarnya bagi direksinya. Dan mungkin sebagian kecil untuk pegawai lainnya. Tidak terkecuali perusahaan Persero PT PLN !
Sistem kerja outsourcing (alih daya) adalah Perbudakan masa kini !
Fakta menunjukkan bahwa dalam melaksanakan tugas-tugas pokok (bisnis inti) PT PLN, pegawai PLN ini menyerahkan pelaksanaan tugas-tugas pokok seperti Administrasi, Pelayanan Teknik, Pencatat Meteran, dsb kepada perusahaan lain yang mereka sebut dengan vendor PLN. Vendor-vendor ini setiap tahun di tender satu sama lain yang berakibat pada terjadinya perubahan vendor setiap tahun. Dalam penentuan pemenang vendor, salah satu pertimbangan utama adalah besarnya biaya yang dibebankan kepada PLN sehingga yang paling murah menawarkan beban biaya tersebut dan itulah yang kemungkinan besar akan menjadi pemenangnya. Akibat dari sistem tender dan penyerahan pekerjaan ke vendor, maka berakibat eksploitatif terhadap pekerja vendor tersebut sehingga banyak hak-hak mereka yang tidak diberikan (upah rendah yang dipotong, upah lembur tidak dibayar, resiko kerja sangat berbahaya, ancaman PHK, dsb). Setiap tahun mereka dan keluarganya harus gelisah karena takut diputus kontraknya. Berdasarkan SK Direksi bahwasannya telah ditetapkan jauh lebih besar dari yang mereka terima (bisa sampai 3 kali lipat), lantas kemana sisanya tersebut ?
Mengapa PLN begitu mempertahankan system ini ?
Pada RDP dengan Komisi 9, Meneg BUMN Dahlan Iskan telah menyatakan bahwa pekerja OS BUMN akan disalurkan ke anak Perusahaan BUMN menjadi pekerja tetap dan upahnya akan disesuaikan dengan peraturan yang berlaku di BUMN dan Peraturan pemerintah. Pernyataan berbeda disampaikan oleh Dirut PLN yang masih menginginkan system kerja OS ini dipertahankan. Kenapa ?
Berdasarkan data yang kami dapatkan dari website, maka di ketahui bahwa komisaris dari perusahaan vendor tersebut adalah gabungan antara PLN, Yayasan Pendidikan dan Kesejahteraan Pegawai PLN dan mantan Direksi PLN. Ini jelas bahwa ada patut diduga ada keuntungan dari perusahaan vendor outsourcing yang sangat besar ini dibagikan ke seluruh direksi dan pegawai PLN. Pantas saja PLN tidak setuju dengan penghapusan system OS di PLN, karena patut diduga ada kenikmatan mereka yang hilang.
Perusahaan vendor yang mempekerjakan buruh outsourcing tersebut pastilah mengambil keuntungan sebagai management fee mereka. Saya beri contoh misalnya dari PLN memberikan anggaran 3,5 juta untuk seorang tenaga kerja, sedangkan yang diberikan ke buruh outsourcing sebesar upah minimum sekitar 1,2 juta (wilayah Purwakarta). Sisanya adalah sebesar 2,3 juta kemana ? kalau ada 1000 buruh outsourcing saja, maka perusahaan vendor tersebut mendapatkan 2,3 juta X 1000 = 2,3 milyar per bulan. Ada puluhan ribu jumlah pekerja outsourcing yang ada di PLN, maka begitu besar jumlah yang didapat oleh perusahaan vendor tersebut.
Buruh OS PLN menggugat
Sudah puluhan tahun dipekerjakan dengan kondisi tidak menentu dan upah yang tidak layak serta resiko besar dalam bekerja, maka sudah seharusnya sekarang mereka mendapatkan hak-haknya sebagai buruh/pekerja yang bermartabat yang telah berjasa berkontribusi besar terhadap Negara. Bukannya dianggap sebagai Pahlawan tapi mereka dianggap sebagai alat/robot untuk melaksanakan tugas-tugas yang seharusnya dilaksanakan oleh pegawai PT PLN. Berdasarkan UU No 13 Tahun 2013, maka secara otomatis pekerja outsourcing ini menjadi pekerja tetap perusahaan pemakai, dalam hal ini PT PLN telah melanggar UU tersebut karena dipekerjakan di pekerjaan inti serta terus menerus sifatnya. Untuk itu, demi Allah Tuhan yang Maha Kuasa mereka menuntut kepada Kementerian BUMN dan PT PLN Persero agar :
“ MEREKA SEMUA PEKERJA OUTSOURCING (VENDOR) PT PLN DIANGKAT MENJADI PEGAWAI PT PLN SECARA OTOMATIS TANPA SYARAT “
DAN
“ PT PLN DAN ANAK PERUSAHAANNYA SERTA VENDOR-VENDORNYA TIDAK MELAKUKAN TINDAKAN APAPUN TERHADAP PEKERJA OUTSOURCING TERMASUK MEMBUAT KONTRAK KERJA BARU ATAS NAMA SELAIN PT PLN “
Apabila tuntutan kami tersebut tidak dipenuhi maka kami akan melakukan pemogokan serentak di seluruh wilayah Jawa – Bali serta beberapa wilayah diluar tersebut !
Yudi Winarno (085715552091)
Dewan Pimpinan Pusat
Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia
Jalan Raya Pondok Gede No 11, Jakarta Timur
Telp. 021-87796916 Fax. 021-8413954
Selasa, 14 Mei 2013
Daftar Anggota Affiliasi IMF Di Seluruh Dunia – 102 negara
Daftar Anggota Affiliasi IMF Di Seluruh Dunia – 102 negara
| No | Negara | JML SP | Nama Serikat Pekerja |
| 1 | Angola | 1 | National Federation of Workers in Metal, Energy, Chemical Industries in Angola – FSIMEQ |
| 2 | Argentina | 3 | Asociación Obrera Minera Argentina – AOMA |
| Asociación de Supervisores de la Industria Metalmecánica de la Republica Argentina – ASIMRA | |||
| Unión Obrera Metalúrgica – UOM | |||
| 3 | Armenia | 1 | Republican Branch Union of Machine and Instrument-Making Workers of Republic of Armenia |
| 4 | Australia | 3 | Communications, Electrical, Electronic, Energy, Information, Postal, Plumbing and Allied Services Union of Australia – CEPU |
| The Australian Workers’ Union | |||
| Australian Manufacturing Workers’ Union – AMWU | |||
| 5 | Austria | 1 | Gewerkschaft PRO-GE |
| 6 | Bangladesh | 2 | Bangladesh Metalworkers’ Federation |
| Bangladesh Metalworkers’ League – BML | |||
| 7 | Belarus | 2 | REPAM – Trade Union of Workers of Radio & Electronics Industry, Automobile Machinery, Metalworking Industry and Other Branches of the National Economy |
| Free Metalworkers’ Union – SPM | |||
| 8 | Belgium | 6 | Algemeen Belgisch Vakverbond – ABVV-Metaal |
| ACV-CSC METEA | |||
| Landelijke Bedienden Centrale – Nationaal Verbond voor Kaderpersoneel – LBC-NVK | |||
| SETCA-BBTK Syndicat des Employés, Techniciens et Cadres de Belgique | |||
| Centrale Nationale des Employés – CNE | |||
| Métallurgistes Wallonie Bruxelles (MWB-FGTB) | |||
| 9 | Bosnia-Herzegovina | 2 | Metalworkers’ and Miners’ Union of Republika Srpska – MMU |
| Trade Union of Metalworkers – TUM | |||
| 10 | Brazil | 2 | Confederação Nacional dos Trabalhadores Metalúrgicos – CNTM |
| Confederação Nacional dos Metalúrgicos – CNM/CUT | |||
| 11 | Bulgaria | 4 | Syndical Federation of Machinebuilders and Metalworkers - CL PODKREPA |
| Fédération Nationale Syndicale – ‘Metal-Electro’ – FNS | |||
| Federation of Metallurgy – CL PODKREPA | |||
| Trade Union – ‘Metalicy’ | |||
| 12 | Cameroon | 1 | Union des Syndicats des Travailleurs des Industries de Transformation de Cameroun – USTIC |
| 13 | Canada | 3 | National Automobile, Aerospace, Transportation and General Workers’ Union of Canada (CAW-Canada) Syndicat National de l’Automobile, de l’Aérospatiale, du Transport et des Autres Travailleurs et Travailleuses du Canada (TCA-Canada) |
| 14 | International Association of Machinists and Aerospace Workers | ||
| United Steel, Paper and Forestry, Rubber, Manufacturing,Energy, Allied Industrial and Service Workers International Union (United Steelworkers – USW) Syndicat international des travailleurs unis de la métallurgie,du papier et de la foresterie, du caoutchouc, de la fabrication,de l’énergie, des services et industries connexes (Syndicat des Métallos – MÉTALLOS) | |||
| 15 | Chile | 4 | Federación de Trabajadores del Cobre – FTC |
| Confederación Nacional de Trabajadores Metalúrgicos – CONSTRAMET | |||
| Sindicato de Trabajadores del Establecimiento Huachipato de la Compañia de Acero del Pacífico, S.A. | |||
| Federación y Confederación Nacional de Trabajadores Electrometalúrgicos, Mineros y Automotrices – CONSFETEMA | |||
| 16 | China, Republic (Taiwan) | 1 | IMF Republic of China Committee |
| 17 | Colombia | 2 | Federación de Trabajadores de las Industrias Metalúrgicas, Eléctricas yMecánicas de Colombia – FETRAMECOL |
| Unión de Trabajadores Metalúrgicos y Mineros de Colombia – Utrammicol | |||
| 18 | Congo Republic | 1 | Conseil des Syndicats Congolais de la Métallurgie – CSC (Council of Metalworkers’ Unions of D.R. of Congo) |
| 19 | Croatia | 1 | Metal Workers’ Trade Union of Croatia |
| 20 | Curacao | 2 | Curacao Federation of Workers – CFW |
| Union General Trahado di Korsou – UGTK / CADMU | |||
| 21 | Cyprus | 1 | Cyprus Industrial Workers’ Federation – OVIEK-SEK |
| 22 | Czech Republic | 1 | Metalworkers’ Federation in the Czech Republic – OS KOVO |
| 23 | Denmark | 2 | Centralorganisationen af industriansatte i Danmark – CO-industri |
| Danish Society of Engineers – IDA | |||
| 24 | Dominican Republic | 1 | Federación Nacional de Trabajadores Mineros y Metalúrgicos – FENATRAMIM |
| 25 | Estonia | 1 | Eesti Metallitöötajate Ametiühing (Estonian Metalworkers’ Federation) |
| 26 | Fiji | 1 | National Union of Factory & Commercial Workers |
| 27 | Finland | 5 | Metallityöväen Liitto r.y. (Finnish Metalworkers’ Union) |
| AMMATTILIITTO PRO RY (Trade Union Pro) | |||
| Tekniikan Akateemisten Liitto – TEK | |||
| Uusi Insinööriliitto UIL ry (Union of Professional Engineers in Finland) | |||
| Sähköalojen ammattiliitto r.y. (Finnish Electrical Workers’ Union) | |||
| 28 | France | 5 | Fédération Confédérée “Force Ouvrière” de la Métallurgie – FO |
| Fédération Générale des Mines et de la Métallurgie – FGMM-CFDT | |||
| Fédération des Travailleurs de la Métallurgie – CGT | |||
| Fédération Nationale CFTC des Syndicats de la Métallurgie et Parties Similaires | |||
| Fédération de la Métallurgie CFE-CGC | |||
| 29 | Germany | 1 | Industriegewerkschaft Metall – IG METALL |
| 30 | Ghana | 1 | Industrial & Commercial Workers’ Union – ICU |
| 31 | Greece | 2 | Fédération des Électrotechniciens Grecs |
| Panhellenic Metalworkers’ Federation (POEM) | |||
| 32 | Guatemala | 1 | Federación de Trabajadores de la Metal-Mecánica de Guatemala – FETRAMEGUA |
| 33 | Guinea | 1 | Forum InterSyndical de Sociétés Minières et Industrielles de Guinée – FISMIG |
| 34 | Honduras | 1 | Federación de Trabajadores Mineros y Metalúrgicos de Honduras – FETRAMIMH |
| 35 | Hong Kong | 1 | Committee of Metal Industry Unions |
| 36 | Hungary | 1 | Federation of Hungarian Metalworkers’ Union – VASAS |
| 37 | Iceland | 1 | Samidn, Samband Idnfelaga |
| 38 | India | 9 | SKF Bearing India Employees’ Union |
| Indian National Metalworkers’ Federation – INMF | |||
| Simpson Group Companies Workers & Staff Union | |||
| Sandvik Asia Employees’ Union | |||
| Steel, Metal & Engineering Workers’ Federation of India | |||
| Indian National Mineworkers’ Federation | |||
| Atlas Copco Employees’ Federation | |||
| Working People Trade Union Council | |||
| Shramik Ekta Mahasangh (SEM) | |||
| 39 | Indonesia | 2 | Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia – FSPMI (Federation of Indonesian Metal Workers’ Union) |
| Federation of Metal, Machine and Electronic Workers (Lomenik-SBSI) | |||
| 40 | Ireland | 1 | Services Industrial Professional Technical Union – SIPTU |
| 41 | Israel | 1 | National Union of Metal, Electric & Electronic Workers |
| 42 | Italy | 3 | FIOM-CGIL |
| FIM-CISL | |||
| Unione Italiana Lavoratori Metalmeccanici – UILM | |||
| 43 | Japan | 1 | Japan Council of Metalworkers’ Unions – IMF-JC |
| 44 | Kenya | 2 | Amalgamated Union of Kenya Metalworkers |
| Kenya Engineering Workers’ Union – KEWU | |||
| 45 | Korea (South) | 2 | Federation of Korean Metalworkers’ Trade Unions – FKMTU |
| Korean Metal Workers’ Union – KMWU | |||
| 46 | Kosovo – UNMIK Administration | 1 | Independent Trade Union of Metalworkers of Kosovo – SPMK |
| 47 | Kyrgyzstan | 1 | Mining and Metallurgy Trade Union of Kyrgyzstan – MMTUK |
| 48 | Liberia | 1 | Metal, Mechanic, Electrical, Communications & Allied Workers’ Union |
| 49 | Lithuania | 1 | Lithuanian Metalworkers’ Trade Union |
| 50 | Luxembourg | 1 | Onofhängege Gewerkschaftsbond Lëtzebuerg – OGB-L |
| 51 | Macedonia | 1 | Trade Union of Metal & Energy Workers and Miners of Macedonia – SIER |
| 52 | Malawi | 1 | Building Construction, Civil Engineering and Allied Workers Union – BCCEAWU |
| 53 | Malaysia | 1 | IMF Malaysian Council |
| 54 | Malta | 1 | General Workers’ Union |
| 55 | Mauritius | 2 | The Artisans & General Workers’ Union |
| Electrical and Mechanical Workers’ Union (Textiles Industries Staff and Workers’ Unions) | |||
| 56 | Mexico | 5 | Sindicato de Trabajadores de la Industria Metal-Mecánica, Automotriz, Similares y Conexos de la República Mexicana – SITIMM |
| Sindicato Nacional de Trabajadores de Teleindustrias y Sistemas Digitales de la Republica Mexicana | |||
| Sindicato Nacional de Trabajadores Mineros, Metalúrgicos y Similares de la República Mexicana – SNTMMSRM | |||
| Sindicato Progresista de Obreros y Empleados de la Industria de la Extracción, Fundición y Fabricación de Metales, del Hierro, Autopartes, sus Similares y Derivados de la Repúblicana Mexicana | |||
| Sindicato de Trabajadores de la Industria Metalica, (STIMAHC) Acero, Hierro, Conexos y Similares – STIMAHC | |||
| 57 | Moldavia | 1 | Fédération Nationale des Syndicats des Branches de Transformation du Métal de la République de Moldova – FNSM |
| 58 | Montenegro | 1 | Free Trade Union of Metalworkers of Montenegro – FTUM |
| 59 | Morocco | 1 | Syndicat National des Travailleurs des Industries Métallurgiques, Mécaniques, Electriques et Electroniques – SNTIMMEE-CDT |
| 60 | Mozambique | 1 | Sindicato Nacional dos Trabalhadores da Indústria Metalúrgica Metalomecánica e Energia – SINTIME |
| 61 | Namibia | 1 | Metal and Allied Namibian Workers’ Union – MANWU |
| 62 | Nepal | 3 | Nepal Factory Labour Union – NFLU |
| Nepal Auto Mechanics Trade Union – NATU | |||
| All Nepal Federation of Trade Unions – ANTUF | |||
| 63 | Netherlands | 3 | FNV-Bondgenoten |
| CNV Vakmensen | |||
| De UNIE – Vakbond voor Industrie en Dienstverlening | |||
| 64 | New Caledonia | 1 | Syndicat des Ouvriers et Employés de la Nouvelle-Calédonie |
| 65 | New Zealand | 1 | New Zealand Engineering, Printing & Manufacturing Union Incorporated |
| 66 | Norway | 4 | Fellesforbundet |
| Handel og Kontor i Norge | |||
| Norwegian Society of Engineers and Technologists – NITO | |||
| Norwegian Society of Graduate Technical and Scientific Professionals – TEKNA | |||
| 67 | Pakistan | 2 | Pakistan Metal Workers’ Federation |
| National Trade Union Federation – NTUF | |||
| 68 | Palestine | 1 | General Union of Mechanical Engineering & Electrical Workers |
| 69 | Panama | 1 | Federación Nacional de Trabajadores Metalúrgicos y Afines de Panamá - FENATRAMET |
| 70 | Paraguay | 1 | Federación de Trabajadores Metalúrgicos del Paraguay – FETRAMPAR |
| 71 | Peru | 1 | Federación Nacional de las Actividades Mineras, (FENA-PERU) Energéticas, Petroleras, Siderurgicas y Complementarias del Perú – FENAMEPSICOP |
| 72 | Philippines | 2 | Metalworkers Alliance of the Philippines – MWAP |
| Philippine Metalworkers’ Alliance – PMA | |||
| 73 | Poland | 1 | Metalworkers Secretariat – NSZZ “Solidarnosc” |
| 74 | Portugal | 1 | Sindicato das Industrias Metalurgicas e Afins – SIMA |
| 75 | Romania | 2 | Federatia Sindicala METAROM – FS METAROM (Trade Union Federation METAROM) |
| FNS Solidaritatea Metal – SMETAL | |||
| 76 | Russia | 7 | Miners & Metallurgical Workers’ Union of Russia – MMWU |
| Automobile and Farm Machinery Workers’ Union – AFW | |||
| Engineering Workers’ Union of Russia – EWU | |||
| Shipbuilding Workers’ Union of Russia | |||
| Russian Radio-Electronic Industry Workers’ Union – REIWU | |||
| Russian Aircraft Industry Workers’ Trade Union “Profavia” | |||
| Russian Interregional Trade Union of Autoworkers – ITUA | |||
| 77 | Serbia | 2 | Autonomous Metalworkers’ Union of Serbia – AMUS |
| Industrijski Sindikat Srbije – ISS (Metals Industry Committee of Industrial Union of Serbia) | |||
| 78 | Sierra Leone | 1 | Artisans, Public Works and Services Employees’ Union |
| 79 | Singapore | 7 | IMF Singapore Council |
| Metal Industries Workers’ Union | |||
| Sembawang Shipyard Employees’ Union | |||
| Shipbuilding and Marine Engineering Employees’ Union – SMEEU | |||
| Keppel Employees’ Union | |||
| United Workers of Electronic and Electrical Industries | |||
| Keppel Fels Employees’ Union | |||
| 80 | Slovak Republic | 1 | Metalworkers’ Federation KOVO in the Slovak Republic |
| 81 | Slovenia | 1 | Sindikat Kovinske in Elektroindustrije Slovenije – SKEI |
| 82 | South Africa | 2 | National Union of Metalworkers of South Africa – NUMSA |
| Solidarity | |||
| 83 | Spain | 3 | Federación del Metal del Sindicato ELA (ELA-Metala) |
| Federación del Metal, Construcción y Afines de UGT – (MCA-UGT) | |||
| Federación de Industria de CC.OO | |||
| 84 | Sri Lanka | 2 | Sri Lanka Nidahas Sewaka Sangamaya |
| National Union of Metal and Migrant Workers in Sri Lanka – NUMMS | |||
| 85 | Surinam | 1 | Suriname Bauxite Mine and Metal Workers’ Federation |
| 86 | Swaziland | 1 | Swaziland Amalgamated Trade Unions (SATU) |
| 87 | Sweden | 3 | Unionen |
| Industrifacket Metall (IF Metall) | |||
| Sveriges Ingenjörer (Swedish Association of Graduate Engineers) | |||
| 88 | Switzerland | 2 | UNIA |
| Syndicat Interprofessionel – SYNA | |||
| 89 | Tanzania | 1 | Tanzania Union of Industrial and Commercial Workers – TUICO |
| 90 | Thailand | 1 | Confederation of Thai Electrical Appliances, Electronic, Automobile and Metalworkers – TEAM |
| 91 | Trinidad and Tobago | 2 | Seamen & Waterfront Workers’ Trade Union |
| Steel Workers’ Union of Trinidad & Tobago | |||
| 92 | Tunisia | 1 | Fédération Générale de la Métallurgie et de l’Electronique – UGTT |
| 93 | Turkey | 3 | Birlesik Metal-IS |
| Türkiye DOK, GEMI-IS | |||
| ÇELIK-IS Iron, Steel, Metal and Metallic Products Workers’ Union | |||
| 94 | Uganda | 2 | National Union of Clerical, Commercial, Professional & Technical Employees |
| Uganda Mines, Metal, Oil, Gas & Allied Workers’ Union | |||
| 95 | Ukraine | 6 | Automobile and Agricultural Machinery Workers’ Union of Ukraine |
| Radio Electronics and Mechanical Engineering Workers’ Trade Union | |||
| Trade Union of Defence Industry Workers | |||
| Trade Union of Aircraft Builders of Ukraine | |||
| Ukrainian Machinebuilding and Metalworking Union “Machmetall” | |||
| Metallurgical and Mining Industry Workers’ Union of Ukraine – MMIWU | |||
| 96 | United Kingdom | 1 | British Section of the IMF |
| 97 | Uruguay | 1 | Unión Nacional de Trabajadores del Metal y Ramas Afines |
| 98 | USA | 8 | International Association of Machinists and Aerospace Workers – IAMAW |
| International Brotherhood of Boilermakers, Iron Shipbuilders, Blacksmiths, Forgers and Helpers | |||
| Sheet Metal Workers’ International Association | |||
| United Steelworkers – USW | |||
| International Union, United Automobile, Aerospace & Agricultural Implement Workers of America – UAW | |||
| Communications Workers of America – CWA | |||
| International Union of Elevator Constructors – IUEC | |||
| International Union of Electronic, Electrical, Salaried, Machine and Furniture Workers – Communications Workers of America – IUE-CWA | |||
| 99 | Venezuela | 1 | Federación de Trabajadores Metalúrgicos, Mineros, Mecánicos y sus Similares de Venezuela – FETRAMETAL |
| 100 | Vietnam | 1 | Vietnam National Union of Workers in Industry and Trade (VUIT) |
| 101 | Zambia | 1 | National Union of Building, Engineering and General Workers – NUBEGW |
| 102 | Zimbabwe | 1 | National Engineering Workers Union – NEWU |
| 198 |
Langganan:
Komentar (Atom)













